Rabu, 13 Agustus 2014

Pelajaran Dari De'El

Selalu ada pelajaran yang bisa diambil dari setiap kejadian.
Minggu (10/08/14) kemarin, saya bersama keluarga berangkat dari Bekasi menuju Pesantren Ummul Quro' Al-Islamy di Bogor untuk mengantar Ella atau yang biasa kami panggil De'El. Adekku ini melanjutkan sekolah disana sambil pesantren.

Setelah beres urusan administrasi & daftar ulang serta merapikan barang-barang keperluan De'El selama pesantren, kami sekeluarga-pun pamit pulang.
Adekku ini, paling gak betah diam dirumah. Kegiatan sekolah waktu SD diikuti semua. Mulai dari Pramuka, Pencak Silat, Drama, Menari dll. Enggak ada lelahnya deh. Waktu libur-pun dipakainya untuk menginap dirumah saudara / pergi bersama teman-temannya.

Bagaimanapun gak betahnya seorang anak dirumah&suka bertengkar dengan Kakak Adiknya, tapi untuk urusan yang 1 ini (pesantren), eeehh sedih juga ternyata. Melihat De'El menangis, baik Ibu,Bapak,Saya,Kakak saya,Adik saya, ikut nangis juga. hmm.. Keluarga Feeling. hehee.. :)

Didalam mobil perjalanan pulang, kembali Saya flashback mengingat saat dulu saya juga untuk pertama kalinya pesantren di Tasikmalaya untuk melanjutkan pendidikan setelah tamat SD. Sedih.. pasti. Merasa sendiri,pokoknya semua perasaan campur jadi satu. Mungkin begitu pula yang sekarang sedang dirasakan De'El.
Sebelum kami berpisah, ada beberapa keinginannya yang belum Saya penuhi, yaitu makan Mie Ayam Pa'De (Mie Ayam langganan deket rumah. hehee).

Rindu, pastinya. Pasalnya, kami sering bercanda bahkan ejek-ejekan kalau sedang kumpul. Hehee..

De'El, kamu memberi pelajaran untuk tetap memberikan yang terbaik yang kita miliki kepada orang-orang disekitar kita, terutama Orangtua & Keluarga. Karena tidak ada yang tau kapan waktunya kita akan terpisah, menuju "Kampung Abadi"

Sabar dan terus keluarkan apa yang terbaik yang ada dalam dirimu yaa De.. Karena seorang Pemenang bukanlah ia yang berhasil mengalahkan lawannya, seorang Pemenang adalah ia yang mampu mengeluarkan yang terbaik yang ada dalam dirinya.
Jadi anak yang sholehah yah De'El. jadikan kita (anak-anak Emak dan Bapak) sebagai tabungan Orangtua kita nanti agar selamat Dunia-Akhirat. aamiin.
Peluk Cium Adek Manisku.. :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar